The Phenomenon of Public Space Appropriation Through Local Community Efforts to Reclaim and Transform Green Open Spaces in West Manokwari

Authors

  • Komang Saka Suwindu

DOI:

https://doi.org/10.65524/teras.v2i1.190

Keywords:

public space appropriation, place-making, spatial flexibility, green open space, behavioral architecture

Abstract

Urbanisasi yang pesat di Manokwari Barat telah memicu ketegangan spasial antara rencana induk perkotaan formal dan kebutuhan sosial-ekonomi masyarakat setempat. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki fenomena penguasaan ruang publik dan pembentukan ruang publik swadaya di Ruang Terbuka Hijau (GOS) di Manokwari Barat, dengan fokus pada area Lapangan Borarsi dan koridor hijau Wosi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi spasial dan etnografi arsitektur, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, pemetaan perilaku, dan wawancara mendalam semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan spasial terwujud dalam tiga dimensi: temporal, fisik-material (modifikasi pagar, trotoar, dan penerangan jalan), dan teritorial (klaim informal). Penguasaan berkelanjutan ini bertransisi menjadi proses pembentukan ruang publik swadaya yang memberikan makna baru sebagai ruang ekspresi bagi budaya anak muda dan ruang bertahan hidup bagi usaha mikro (UMKM). Studi ini menyimpulkan bahwa terdapat benturan paradigma yang tajam antara pendekatan desain dari atas ke bawah oleh pemerintah daerah dan kebutuhan fungsional dari bawah ke atas masyarakat. Oleh karena itu, arsitektur publik yang sukses harus memprioritaskan fleksibilitas spasial untuk memungkinkan partisipasi warga dalam membentuk lingkungan perkotaan.

References

Badan Pusat Statistik Kabupaten Manokwari. (n.d.). Penduduk, Laju Pertumbuhan Penduduk, Distribusi Persentase Penduduk Kepadatan Penduduk, Rasio Jenis Kelamin Penduduk Menurut Kecamatan di Kabupaten Manokwari 2024. Retrieved July 3, 2026, from https://manokwarikab.bps.go.id/id/statistics-table/3/V1ZSbFRUY3lTbFpEYTNsVWNGcDZjek53YkhsNFFUMDkjMw==/population--population-growth-rate--percentage-distribution-of-population--population-density--and-population-sex-ratio-by-district-in-manokwari-regency--2018.html

Baharuddin, H., & Utari, P. (2025). A Study of the Social and Environmental Conditions of Slum Settlement Areas in Tanete Village. Journal Of Architectural Design & Technology, 1(2), 49–60. https://doi.org/10.65524/TERAS.V1I2.155

BBC News Indonesia. (n.d.). Manokwari, sepekan setelah rusuh: Masyarakat masih “takut” dengan kondisi keamanan. Retrieved July 3, 2026, from https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-49469471

Dimara, P. A., & Auri, A. (2023). Analisis Perubahan Penutupan Lahan di Kabupaten Manokwari Selatan Provinsi Papua Barat. JURNAL KEHUTANAN PAPUASIA, 9(1), 50–60. https://doi.org/10.46703/JURNALPAPUASIA.VOL9.ISS1.428

Dumatubun, V. D., Subagiyo, A., Dwi, A., Jurusan, W., Wilayah, P., & Kota, D. (2020). KONVERSI PENGGUNAAN LAHAN PERTANIAN DAN PERKEMBANGANNYA TAHUN 2013-2018 DI KECAMATAN PRAFI, KABUPATEN MANOKWARI. Planning for Urban Region and Environment Journal (PURE), 9(3), 71–78. https://purejournal.ub.ac.id/index.php/pure/article/view/112

Irnawati, I., Milangoni, E., Febriadi, I., & Soekamto, M. H. (2024). A, of Perubahan Luasan Manggrove Menggunakan Data Citra Satelit di Distrik Manokwari Selatan Kabupaten Manokwari: Perubahan Luasan Manggrove Menggunakan Data Citra Satelit di Distrik Manokwari Selatan Kabupaten Manokwari. Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta, 16(1), 22–36. https://doi.org/10.33506/MD.V16I1.3272

Izharul Haq, Hasniar Baharuddin, Nurhayati Kamaruddin, Abdul Mannan, & Puspita Utari. (2025). ARSITEKTUR KOTA (Fakhruddin kurnia (ed.); 1st ed., Vol. 1). Lajagoe Pustaka. https://lajagoe.com/product/arsitektur-kota/#comment-236

Kasus, S., Koridor, :, Tubagus, J., Bawah, I., Stirena, B., Tamariska, R., & Ekomadyo, A. S. (2017). “PLACE-MAKING’ RUANG INTERAKSI SOSIAL KAMPUNG KOTA’: Studi Kasus: Koridor Jalan Tubagus Ismail Bawah, Bandung. Jurnal Koridor, 8(2), 172–183. https://doi.org/10.32734/KORIDOR.V8I2.1345

Nurhayati Kamaruddin, Hasniar Baharuddin, & Izharul Haq. (2025). Study of the Physical Layout of Pangkajene Central Market Based on the Indonesian National Standard (SNI) for Traditional Markets as a Basis for Planning and Arrangement. Teras : Journal of Architectural Design and Technology, 1(1), 1–10. https://journal.lajagoe.com/index.php/TERAS/article/view/115

Pratama, F. M., & Suryani, N. (2021). REALISASI DESAIN RUANG PUBLIK TERPADU RAMAH ANAK DI LINGKUNGAN PADAT PENDUDUK PADA ERA PANDEMI COVID-19. Lakar: Jurnal Arsitektur, 4(1), 55–64. https://doi.org/10.30998/LJA.V4I1.9323

Qonitah, L., & Ekomadyo, A. S. (2022). Creative Placemaking pada Kampung Batik Semarang Studi Kasus Kelurahan Rejomulyo. Arsitektura : Jurnal Ilmiah Arsitektur Dan Lingkungan Binaan, 20(2), 289–296. https://doi.org/10.20961/ARST.V20I2.60074

Saifuddin. (2024). Dari Rencana ke Realita: Menggagas Pelabuhan dan Bandara di Teluk Bintuni (P. B. Pamungkas (ed.); 1st ed.). https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=ZUwZEQAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA1&dq=Distrik+Manokwari+Barat+saat+ini+tengah+menghadapi+Transformasi+spasial+&ots=qzltMquMZj&sig=-BP7pqaw6Lwgs149bvjP0PUPhpE&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian dan Pengembangan Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. In ALFABETA (Ed.), penerbit alfabeta (19th ed.). ALFABETA. www.cvalfabeta..com

Downloads

Published

2026-07-03

How to Cite

Suwindu, K. S. (2026). The Phenomenon of Public Space Appropriation Through Local Community Efforts to Reclaim and Transform Green Open Spaces in West Manokwari. Journal Of Architectural Design & Technology, 2(1), 1–9. https://doi.org/10.65524/teras.v2i1.190